Posts

'Cause We're Only Human

Notes: tulisan ini hanya pendapat pribadi, ga bermaksud buat nge- judge , bukan juga buat marah-marah ga jelas, ga bermaksud menghina siapapun, no offense , I'm so sorry  kalo ada beberapa kata-kata yang terdengar kasar dan bernada makian, aku percaya ga semua orang punya sifat seperti ini, tapi semoga tulisan ini bisa membuat kita berpikir sebentar (lama juga gapapa sih). Kalo ada saran, kritikan, masukkan, boleh banget dikasih tau :) "Ih gantengnya/cantiknya.." "Wih, dia direktur tuh, kebayang kan gajinya berapa banyak..." "Eh, si X baru married loh. Gila, suaminya udah ganteng, kaya lagi. Bahagia deh.." "Alah, bayarnya aja pake recehan, gak punya duit aja sok-sok beli segala.." "First impression lo pas pertama kali liat gue apa?" As a human yang dikaruniai sepasang mata dan sebuah otak, kita cenderung akan melihat dan menilai seseorang berdasarkan apa yang kita lihat. Dan natur seorang manusia juga, bahwa kita pasti ...

Betadine dan Hansaplast :p

Image
Bukan.... Postingan ini bukan ajang promosi kedua produk di atas. Tenang, postingan ini tidak berisi tentang endorse-endorsean , bukan juga ingin mengadu domba perusahaan betadine dan perusahaan hansaplast. Guys, as an Indonesian citizen (atau mungkin orang yang tinggal di Indonesia juga pernah pake kali yah), kita pasti udah gak asing lagi dengan kedua produk penyembuh luka ini. Ketika lutut atau anggota tubuh lain terluka, bahkan sampe berdarah, kan sakit tuh. Pasti salah satu dari benda ini akan kita cari. Btw , malah aku pernah pake dua duanya sekaligus. Tetesin betadine ke hansaplast nya, biar lukanya cepet sembuh :p Tapi, itu kan kalo lutut yang luka. Kalo perasaanmu yang terluka? Kalau hatimu yang terkoyak, hingga berdarah bahkan? Dulu, waktu kecil, jari kakiku pernah terluka, dan keluar darah. Mau pake betadine, susah. Kan kemana-mana harus pake alas kaki. Kalo misalnya jari kakinya ditetesin betadine, harus ditiup dulu sampe kering, baru bisa pake sandal at...

bak·er·y ; bāk(ə)rē

a place where bread and cakes are made or sold. "delicious aromas wafting from the bakery" baked goods such as bread and cakes. "a table overflowing with homemade bakery and wine" Pagi ini, seperti biasa, semua orang sedang sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing. Dan sebuah truk tiba di depan toko kue dan roti yang paling terkenal di kota ini. Supir truk beserta orang yang duduk di sebelahnya turun bersamaan dari truk, dan bersama-sama menurunkan banyak bawaan dari belakang truk. Berkilo-kilo tepung terigu, kotak-kotak telur dan bahan-bahan lain diturunkan dengan cepat dan hati-hati. Dan keluarlah pemuda berseragam dan memakai topi merah, dengan senyum dan tawa renyah menyambut kedatangan sang supir dan rekannya. Mereka saling mengucap 'selamat pagi', kemudian perlahan truk itu meninggalkan toko, dan si pemuda berseragam mendorong troli berisi bahan-bahan pembuat roti dan kue kemudian meletakkan mereka di gudang penyimpanan....

Let God and time answer it part 2

Tak ku tahu kan hari esok namun langkahku tegap Bukan surya kuharapkan karena surya kan lenyap Oh tiada ku gelisah akan masa menjelang Ku berjalan serta Yesus maka hatiku tenang Banyak hal tak kupahami dalam masa menjelang Tapi t’rang bagiku ini tangan Tuhan yang pegang Tuhan yang Pegang – Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB) 49 “ Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi.” Happy new year everybody! Well walaupun telat, but it’s page 11 of 365 . Udah lama banget ga nulis, udah sibuk kuliah (cieh), ditambah mager buat buka laptop, terus males juga hehehehe *bitter laugh* dan udah lama gak cuci piring. (Baca ini biar ngerti:  Throw to the back ) But here I am! To be honest , aku bingung mau nulis apa disini. Tapi suatu hari, lagi melamun, sambil cuci piring (akhir-akhir ini lagi sering bikin kue atau roti, terus cuciannya numpuk, jadi makin sering cuci piring), aku me...

Let God and time answer it

Dia indah meretas gundah Dia yang selama ini ku nanti Membawa sejuk, memanja rasa Dia yang selalu ada untukku Di dekatnya aku lebih tenang Bersamanya jalan lebih terang Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku Berdua kita hadapi dunia Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju Bersama arungi derasnya waktu Kau milikku, ku milikmu Kau milikku, ku milikmu Di dekatnya aku lebih tenang Bersamanya jalan lebih terang Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku Berdua kita hadapi dunia Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju Bersama arungi derasnya waktu Bila di depan nanti Banyak cobaan untuk kisah cinta kita Jangan cepat menyerah Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya kan begitu Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku Berdua kita hadapi dunia Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju Bersama arungi derasnya waktu Kau milikku, ku milikmu Kau jiwa yang selalu aku puja Tulus - Teman Hidup  (sayang kenyataan tak seindah sebuah lagu) P...

Ketika pohon bicara

Sore itu cerah, matahari sebentar lagi akan terbenam, namun cahayanya masih sedikit bersinar menyinari bumi. Banyak anak-anak kecil bermain-main di lapangan. Ada juga penjual makanan yang sibuk menjajakan dagangannya. Tanaman hias di depan rumah-rumah sedang disirami oleh pemiliknya masing-masing. Setiap sore memang waktu yang pas untuk menyirami tanaman, selain pagi hari karena di pagi hari sang pemilik sudah sibuk memulai aktivitas masing-masing. Pagi dan sore hari menjadi waktu yang pas karena matahari bersinar tidak begitu terik, sedangkan pada siang hari matahari sangat terik, sehingga tanaman bisa cepat mati bila disiram di siang hari. Tanaman lidah mertua, kumis kucing, lidah buaya, daun pandan, dan bunga kamboja diletakkan bersisian. Lidah mertua mendominasi jenis tanaman di wilayah perumahan ini. Banyak pemilik rumah yang menganggap tanaman dengan daun lebar bercorak kuning di tengahnya ini mudah dirawat, dan cukup indah. Matahari pun beranjak dari tempatnya. Para pemil...

Hal itu bernama "Standar"

Image
Hai, perkenalkan namaku Rara, si kelinci putih kecil. Aku tidak ada di foto di atas karena saat pemotretan aku tidak datang ke sekolah, dan foto di atas bukan sekolahku, karena guru kami bukan seorang manusia, melainkan seekor singa besar nan gagah bernama Pak Leo. Pak Leo ini adalah guru sekaligus pemilik sekolah rimba ini. Ya, di hutan tempat kami tinggal hanya memiliki satu sekolah, dan Pak Leo lah penguasanya. Walaupun Pak Leo adalah sang penguasa, aku tidak suka dengan caranya mendidik kami. Ya, aku mencoba mengerti bahwa ia punya maksud yang baik, mencerdaskan kami semua para hewan di hutan ini. Tapi aku merasa cara yang ia pakai salah, dan banyak teman-temanku (bahkan terkadang aku) yang dirugikan. Ia sangat senang atau bahkan tergila-gila dengan standar. Ia ingin semua muridnya lulus dari standar yang ia berikan. Katanya, supaya kalian tidak kalah dengan hutan-hutan yang ada di luar sana. Padahal aku merasa hutan ini tertinggal, bahkan berjalan mundur, tidak seperti ya...